Pengaruh Pembelajaran Fisika Dengan Pendekatan Konstruktivisme Menggunakan Animasi Komputer

Contoh Tesis Pendidikan Fisika ~ Pengaruh Pembelajaran Fisika Dengan Pendekatan Konstruktivisme Menggunakan Animasi Komputer Ditinjau Dari Kemampuan Matematika Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa 
SMA

Latar Belakang Masalah

Untuk menggunakan metode diskusi secara murni terdapat banyak kelemahan. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dapat dibantu dengan mengkombinasikan dengan penggunaan media yang tepat untuk memperjelas materi yang diberikan. Metode diskusi ini diawali dengan menampilkan animasi komputer menggunakan program Macromedia Flash 8 kemudian siswa menanggapi dengan diskusi kelompok untuk merangsang sikap positif siswa terhadap mata pelajaran Fisika. Metode diskusi merupakan metode pembelajaran yang berisikan pertukaran pendapat yang dipadu dengan pertanyaan-pertanyaan problematis yang memunculkan ide-ide baru yang dilakukan oleh beberapa orang yang tergabung dalam satu kelompok yang diarahkan untuk memperoleh pemecahan masalah dan mencari kebenaran.

Sedangkan metode demonstrasi merupakan metode yang paling sederhana yaitu pertunjukan tentang proses terjadinya suatu peristiwa atau benda sampai pada penampilan tingkah laku yang dicontohkan agar dapat diketahui dan dipahami oleh peserta didik secara nyata atau tiruannya. Metode demonstrasi ini menggunakan alat-alat praktikum yang diperagakan oleh salah seorang siswa yang ditunjuk di depan kelas. Dalam penggunaan kedua metode ini tentunya harus berdasarkan pendekatan konstruktivisme sebagai dasar pendekatan pembelajaran dalam penelitian ini, sehingga siswa sendirilah yang membangun pengetahuan baru mereka berdasarkan pengetahuan yang telah dimiliki. Walaupun banyak manfaat yang diperoleh dengan menggunakan metode diskusi dan metode demonstrasi dalam pembelajaran, masih ada beberapa kelemahan. Metode diskusi memerlukan banyak waktu yang dapat mengganggu pelajaran lain. Banyak siswa yang belum terbiasa untuk melakukan diskusi sehingga tidak menggunakan waktu diskusi dengan baik, dan diskusi cenderung menjadi tanya jawab. Sedangkan kelemahan metode demonstrasi, siswa tidak dapat mengamati keseluruhan benda atau peristiwa yang didemonstrasikan, diperlukan alat-alat yang khusus dan kadang sukar didapat, dalam pengamatan terhadap hal-hal yang didemonstrasikan perlu perhatian yang lebih, banyak siswa yang mengabaikan demonstrasi, memerlukan banyak waktu, diperlukan ketelitian dan kesabaran, kadang-kadang hal itu diabaikan sehingga tidak tercapai seperti yang diharapkan.

Perumusan Masalah


Berdasarkan pada judul penelitian, latar belakang, identifikasi masalah dan pembatasan masalah maka akan dikemukakan rumusan masalah sebagai berikut:

  • Adakah perbedaan pengaruh penggunaan pendekatan konstruktivisme melalui 
metode diskusi dan penggunaan pendekatan konstruktivisme melalui metode 
demonstrasi dalam pembelajaran Fisika terhadap kemampuan kognitif siswa?
  • Adakah perbedaan pengaruh kemampuan matematika tinggi dan rendah 
terhadap kemampuan kognitif siswa?
  • Adakah interaksi antara penggunaan pendekatan konstruktivisme dengan 
kemampuan matematika terhadap kemampuan kognitif siswa?

Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:

  • Pengaruh penggunaan pendekatan konstruktivisme menggunakan metode diskusi dan demonstrasi dalam pembelajaran fisika terhadap kemampuan kognitif siswa.
  • Pengaruh kemampuan matematika tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa.
  • Interaksi penggunaan pendekatan konstruktivisme dengan kemampuan matematika terhadap kemampuan kognitif siswa.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2009/2010 yang terdiri dari 10 kelas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas, yaitu kelas X.4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah anava dua jalan dengan isi sel tak sama.

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan:

  • ada perbedaan pengaruh penggunaan pendekatan konstruktivisme melalui metode diskusi dan demonstrasi terhadap kemampuan kognitif siswa pada pokok bahasan Rangkaian Listrik Arus Searah (Fa= 5,08 > F0,05;1,60= 4,00 pada taraf signifikasi 5%). Pengaruh penggunaan pendekatan konstruktivisme melalui metode diskusi dengan animasi komputer lebih kuat dari pada metode demonstrasi terhadap kemampuan kognitif siswa,
  • ada perbedaan pengaruh kemampuan matematika kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa pada pokok bahasan Rangkaian Listrik Arus Searah (Fb= 42,83 > F0,05;1,60= 4,00 pada taraf signifikasi 5%). Pengaruh kemampuan matematika kategori tinggi lebih kuat daripada kemampuan matematika kategori rendah terhadap kemampuan kognitif siswa,
  • tidak ada interaksi antara penggunaan pendekatan konstruktivisme melalui metode pembelajaran dan kemampuan matematika siswa terhadap kemampuan kognitif siswa pada pokok bahasan Rangkaian Listrik Arus Searah (Fab= 0,87 < F0,05;1,60= 4,00 pada taraf signifikasi 5%).

Implikasi Penelitian

Implikasi dari hasil penelitian ini adalah penggunaan pendekatan konstruktivisme melalui metode diskusi disertai animasi komputer dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Selain itu kemampuan Matematika yang tinggi dapat membantu siswa dalam memahami materi sebagai pendukung mata pelajaran Fisika.

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *