Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah

Contoh Tesis~ Keefektifan Pembelajaran Ekonomi Terhadap Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (Pada Kelas X SMA Negeri 3 Madiun Tahun Ajaran 2010/2011)

Manajemen Pendidikan

Latar Belakang Masalah

Kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, dan upaya untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan tanggung jawab bidang pendidikan, terutama mempersiapkan peserta didik menjadi subyek yang semakin berperan dalam menampilkan dirinya yang memiliki kompetensi, tangguh, kreatif, mandiri dan profesional. Oleh karena itu, pembaharuan pendidikan harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan suatu bangsa.

Keberhasilan belajar seseorang dalam dunia pendidikan dipengaruhi oleh banyak faktor, yang pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua yakni, faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa dan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri siswa. Faktor dalam diri siswa yaitu faktor yang sangat penting dalam menentukan hasil belajar, karena siswalah yang menjadi subyek utama sekaligus menjadi sasaran dalam proses belajar yang berlangsung. Faktor eksternal yang ikut menentukan keberhasilan belajar siswa salah satunya adalah kebijakan pengelolaan manajemen sekolah yang akan mendukung meningkatnya kualitas pembelajaran.

Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka dapat dirumuskan masalah yaitu :

  1. Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran ekonomi terhadap penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (Pada kelas X SMA Negeri 3 Madiun tahun ajaran 2010/2011) ?.
  2. Bagaimanakah keefektifan pembelajaran ekonomi terhadap penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (Pada kelas X  SMA Negeri 3 Madiun tahun ajaran 2010/2011) ?.
  3. Bagaimanakah hambatan yang dihadapi dan cara mengatasi dalam pelaksanaan pembelajaran ekonomi terhadap penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (Pada kelas X SMA Negeri 3 Madiun tahun ajaran 2010/2011) ?

Tujuan penelitian

Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :

  1. Pelaksanaan pembelajaran ekonomi terhadap penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (Pada kelas X SMA Negeri 3 Madiun tahun ajaran 2010/2011).
  2. Keefektifan pembelajaran ekonomi terhadap penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (Pada kelas X SMA Negeri 3 Madiun tahun ajaran 2010/2011).
  3. Hambatan yang dihadapi dan cara mengatasi dalam pelaksanaan pembelajaran ekonomi terhadap penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (Pada kelas X SMA Negeri 3 Madiun tahun ajaran 2010/2011).

Simpulan

Berdasarkan data-data yang telah dianalisis pada pembahasan sebelumnya mengenai keefektifan pelaksanaan pembelajaran ekonomi terhadap penerapan Manajemen Berbasis Sekolah, maka dapat ditarik simpulan sebagai berikut:

  1. Pelaksanaan pembelajaran tidak dapat dipisahkan dari kurikulum. Kurikulum adalah konsep, dan pembelajaran adalah pelaksanaan dari konsep. Perencanaan dan pengembangan Kurikulum Nasional pada umumnya telah dilakukan oleh Diknas pada tingkat pusat. Tugas sekolah yang paling penting adalah merealisasikan dan menyesuaikan kurikulum tersebut dengan kegiatan pembelajaran. Meskipun penerapan kurikulum bersifat sentralistik dari pemerintah pusat (Diknas), namun SMA Negeri 3 Madiun dapat mengembangkan dan menyesuaikan kurikulum dari pusat tersebut dengan kompetensi standar internasional dan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dan potensi siswa guna meningkatkan mutu pendidikan SMA Negeri 3 Madiun.
  2. Keefektifan dapat dijadikan barometer untuk mengukur keberhasilan suatu program. Cara mengukur tingkat keefektifan pembelajaran ekonomi ditinjau dari segi konsep yaitu ketika kurikulum dikatakan efektif, jika dapat memfasilitasi kinerja guru dalam proses pembelajaran, membantu siswa dalam mengukur pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhannya dan memproduksi output pendidikan yang diharapkan. Agar fungsi kurikulum berjalan dengan efektif, kurikulum disusun mengacu pada Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), serta Panduan Penyusunan Kurikukulum oleh BSNP Tahun 2006.
  3. Adanya hambatan oleh pihak sekolah dalam memadukan dan mengembangkan kurikulum nasional dengan kurikulum  cambrige dikarenakan beberapa anggota MGMP ekonomi sekolah kurang lancarnya dalam menguasai bahasa asing. Maka dari itu upaya yang dilakukan pihak sekolah yaitu dengan memberikan pelatihan bahasa inggris untuk semua guru yang tergabung dalam MGMP sekolah dan memberikan ijin pada guru-guru untuk mengikuti workshop/pelatihan atau seminar mengenai pengembangan kurikulum cambrige.

Artikel Yang Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *